Direktur PDAM Ikut Nyalon Wakil Bupati Kulon Progo
Politik

Direktur PDAM Ikut Nyalon Wakil Bupati Kulon Progo

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kulon Progo, Jumantoro mantap maju sebagai calon wakil bupati Kulon Progo. Bahkan dirinya rela mundur dari jabatannya saat ini bila memang nanti terpilih mendampingi Sutedjo hingga tahun 2022 mendatang.

Sebagai langkah awal pencalonannya, Jumantoro telah mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat Bersama (Sekber) Penjaringan Cawabup Kulon Progo di Panti Marhaen DPC PDIP Kulon Progo pada Selasa (12/11/2019). Setelah mengambil formulir, ia bakal segera melengkapi persyaratan pendaftaran.

"Ya setelah ini akan segera saya lengkapi. Untuk surat pengunduran diri juga on proses," kata Jumantoro ditemui usai pengambilan formulir, Selasa (12/11/2019).

Ditanya soal alasan dirinya mantab maju dalam pencalonan, Jumantoro mengaku bila dirinya ingin turut membangun Kulon Progo mendampingi Sutedjo. Menurutnya, dibutuhkan sosok yang sesuai untuk mengimbangi kinerja Sutedjo sebagai bupati. 

"Harus ada sosok yang pas untuk mendampingi Pak Sutedjo," katanya.

Sejumlah komunikasi, lanjut Jumantoro, juga telah dijalin dirinya dengan seluruh partai pengusung pasangan Hasto-Tedjo pada Pilkada 2017 lalu. Selain itu, Jumantoro mengklaim bila dirinya juga memiliki komunikasi yang baik dengan Sutedjo.

Sementara petugas pendaftaran Sekber Penjaringan Cawabup Kulon Progo, Arif Kurniadi mengatakan bila Jumantoro merupakan orang pertama yang mengambil formulir pencalonan. Pada hari pertama pembukaan pendaftaran, kantor sekber masih sepi lantaran belum ada pendaftar meskipun petugas disiagakan hingga sore hari.

"Kemarin hari pertama belum ada. Hari ini pendaftar pertama baru Pak Jumantoro," katanya.

Dikatakan oleh Arif, setelah mengambil formulir pendaftaran, Jumantoro diberi waktu hingga 17 November mendatang untuk mengembalikan formulir beserta syarat-syaratnya. Selain itu, Jumantoro juga dibebankan biaya pendaftaran senilai Rp 10 juta ketika mengembalikan formulir.