Teliti Refugia Antarkan Bocah SMP Ini Berlaga di OPSI
Pendidikan

Teliti Refugia Antarkan Bocah SMP Ini Berlaga di OPSI

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Berkat keulitannya meneliti soal pemanfaatan Refugia yang merupakan tanaman hias, seorang siswi SMP N 1 Wates bernama Indhira Monica Putri ikut berlaga dalam Olimpiade Penelitian Siwa Indonesia (OPSI) 2019. Olimpiade bergengsi tingkat nasional ini dihelat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta pada 26 November hingga 30 November mendatang.

"Untuk penelitian kami lakukan selama lima bulan dan sudah diujicobakan pada tanaman padi, penelitian ini didampingi bapak dan ibu guru,” ujar siswi yang kini duduk di bangku kelas VII ini, Minggu (24/11/2019).

Refugia, kata Indhira, dipilih sebagai obyek penelitian karena bisa dijadikan sebagai alternatif pengendalian alami Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Dengan kata lain Refugia adalah tumbuhan atau tanaman gulma yang memiliki peran perlindungan di sekitar tanaman yang dibudidayakan. 

Tanaman ini berfungsi sebagai mikrohabitat bagi musuh alami seperti predator maupun parasitoid. Sehingga pelestarian musuh alami tersebut terjaga dengan baik.

"Bagi musuh alami, tanaman refugia memiliki banyak manfaat, di antaranya sebagai sumber nektar sebelum adanya populasi hama di pertanaman," sambung Indhira.

Dijelaskan olehnya lebih lanjut, pemanfaatan Refugia ini merupakan suatu konsep pemecahan masalah yang dapat diterapkan dalam pengendalian hama. Salah satunya dengan cara menanam tanaman yang digunakan sebagai refugia sehingga konservasi predator dapat terus terjaga.

Kepala SMP N 1 Wates,Tjatur Suratiningsih, mengatakan Indhira memiliki kemauan dan keingintahuan yang luar biasa. Sebelumnya siswa ini pernah mengikuti juara Olimpiade Ilmiah tingkat SMP se-Jawa dan Bali, tentang ketahanan pangan. Diharapkan dalam OPSI mendatang Indhira bisa menorehkan prestasi sehingga membanggakan Kulon progo.

"Kami harap anak ini dapat berprestasi di tingkat nasional. Pak Bupati juga sudah mengetahui prestasi anak ini karena kemarin sudah pamitan," ujarnya.