Destinasi Wisata di Perbukitan Menoreh Bakal Dikembangkan Jadi Arena Olahraga Ekstrem
Wisata

Destinasi Wisata di Perbukitan Menoreh Bakal Dikembangkan Jadi Arena Olahraga Ekstrem

Kokap,(kulonprogo.sorot.co)--Satu lagi destinasi wisata baru yang muncul berkat keuletan masyarakat. Salah satunya ialah Gunung Kuciran di Pedukuhan Pandu, Hargorejo, Kecamatan Kokap. Meskipun belum dibuka secara resmi, namun destinasi yang berjarak belasan kilo meter dari pusat Kota Wates ini telah bisa dikunjungi.

Di tempat ini, wisatawan bakal disuguhkan dengan lukisan lanskap alam. Termasuk di antaranya pengunjung bisa menyaksikan kemegahan Yogyakarta International Airport (YIA) di Kecamatan Temon dengan menoleh ke sisi selatan.

Ada sejumlah spot foto yang siap menjadi bagi wisatawan untuk mengabadikan momen di tempat tersebut. Selain itu, area ini juga bakal dijadikan sebagai lokasi camping ground yang siap menampung puluhan tenda.

Salah seorang pengelola dari warga setempat, Rahmat mengatakan bila dibukanya obyek wisata oleh masyarakat ini lantaran masyarakat merasa bila Gunung Kuniran yang dijadikan sebagai ikon memiliki potensi. Akhirnya, warga pun secara swadaya mengumpulkan modal untuk membangun obyek wisata baru.

"Karena kita yakin tempat ini memiliki potensi dan bakal diminati masyarakat. Persiapan pembukaan obyek wisata ini sekitar satu bulan," kata Rahmat, Rabu (27/11/2019).

Selain arena wisata, lanjut Rahmat, area ini juga bakal dikembangkan untuk area olahraga ekstrem. Di antaranya downhill dan offroad baik roda 2x2 maupun 4x4. Kendati begitu, pihaknya saat ini masih terkendala modal. 

Meski begitu, pihak pengelola optimis destinasi wisat baru ini bisa meningkatkan taraf ekonomi warga setempat. Mengingat lokasinya berdekatan dengan pusat kota dan bandara baru.

Saat ini, selain spot foto dan beragam arena, pihak pengelola juga telah menyediakan sejumlah fasilitas. Di antaranya toilet dan musala. Tak perlu khawatir bila merasa lapar ketika asyik berwisata. Pasalnya, sejumlah lapak kuliner milik warga siap memanjakan lidah dan perut wisatawan dengan harga yang terjangkau.

"Untuk tiket masuk kita belum mematok harga. Masih seikhlasnya untuk biaya perawatan," katanya.

Pembina Paguyuban Binangun Berdikari (PBB), Fajar Gegana mendukung upaya warga setempat untuk mengembangkan potensi wilayahnya. Organisasi penggerak masyarakat di bidang wisata dan budaya yang telah terdata ini juga bakal melakukan pendampingan dalam pengembangan obyek wisata baru ini.

"Gunung Kuniran ini sangat memiliki potensi. Masyarakat sudah mengembangkannya secara mandiri. Tapi pemerintah juga harus ikut turun tangan," kata Fajar.

Saat ini, lanjut Fajar, akses menuju destinasi wisata ini belum semuanya baik. Sejumlah ruas jalan masih mengalami kerusakan, sehingga pemerintah perlu melakukan perbaikan untuk mempermudah akses ke tempat tersebut.

Selain itu, keberadaan destinasi wisata baru serupa mestinya menjadi semangat untuk Pemkab Kulon Progo. Pasalnya, keberadaan destinasi wisata bisa mendongkrak angka investasi di Kulon Progo.