Lokasi Lama Ditutup, Pedagang Pasar Burung Gawok Direlokasi
Ekonomi

Lokasi Lama Ditutup, Pedagang Pasar Burung Gawok Direlokasi

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Seluruh pedagang di Pasar Burung yang beroperasi di belakang Terminal Wates, Kecamatan Wates resmi pindah pada Jumat (29/11/2019). Boyongan dilaksanakan oleh seluruh pedagang dari pasar lama ke lokasi baru di Pasar Hewan Terpadu (PHT) di Kecamatan Pengasih dengan iring-iringan gerobak sapi, kereta mini dan replika burung raksasa.

Rombongan bertolak dari pasar burung lama sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka melaju bersamaan menuju Pasar Burung Pengasih yang jaraknya berkisar 3,7 kilometer. Sesampainya di pintu masuk pasar, rombongan disambut warga sekitar.

Gunungan berisikan bahan pangan lantas dibagikan kepada warga sebagai wujud syukur atas ditempatinya pasar baru ini. Nampak kebahagiaan nampak dari wajah para pedagang. Didatangi banyak pembeli, itulah harap mereka dari proses relokasi ini.

"Semoga di tempat baru ini bisa tambah ramai, untuk lokasi memang lebih startegis yang lama karena dekat dengan terminal, tapi di sini juga tidak papa, semoga tetap ramai saja," ujar Hesti (40), salah satu pedagang pasar burung di sela-sela boyongan, Jumat pagi.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo, Aris Nugroho mengatakan bangunan di Pasar Burung Pengasih terdiri dari kios petshop sebanyak 16 unit, los kuliner 17 unit, dan los pedagang burung 36 unit. Pasar ini dilengkapi sarana prasarana meliputi MCK, jalan lingkungan, pagar keliling dan sebagainya. 

Dalam pemindahan pasar burung ini selain pedagang burung sebanyak 69 orang, juga pindahkan pedagang pedagang klitikan sebanyak 172 orang, pedagang ayam 72 orang, penjual rumput sembilan orang.

"Diharapkan pada Sabtu besok yang merupakan pasaran wagean semua aktivitas perdagangan bisa pindah dan langsung beroperasi," kata Aris.

Dilanjutkan olehnya, pembangunan PHT menelan dana hingga Rp 2 miliar. Terdiri dari APBD Kabupaten sebesar Rp 1,6 miliar, dan bantuan Pemda DIY sejumlah Rp 526 juta.

"Pembangunan akan dilanjutkan pada 2020 dalam rangka melengkapi sarpras yang ada. Tahun 2020 akan dibangun parkir, gapura dan lampu penerangan jalan," terangnya.