Kulon Progo Kini Punya Paguyuban Pranatacara
Budaya

Kulon Progo Kini Punya Paguyuban Pranatacara

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Kepedulian lantaran mulai terkikisnya penggunaan bahasa lokal, yakni Bahasa Jawa membuat sejumlah pembawa acara di Kulon Progo membentuk paguyuban. Adalah Paguyuban Pranatacara Yogyakarta (PPY) Kulon Progo yang diresmikan pada Kamis (02/01/2020) malam di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kulon Progo.

Peresmian sekaligus pelantikan jajaran pengurus ini disaksikan oleh Bupati Kulon Progo, Sutedjo. Setidaknya ada 48 orang yang fokus pada pembawa upacara adat dengan Bahasa Jawa ikut bergabung dalam paguyuban ini.

Ketua PPY Kulon Progo, Yudhono Hindriatmoko mengatakan bila terbentuknya paguyuban ini diharapkan membawa hal baik bagi dunia pranatacara di Kulon Progo. Salah satunya ialah regenerasi dan makin meluasnya pengetahuan tentang pembawa upacara adat yang baik dan benar.

"Paguyuban ini sebenarnya sudah mulai terbentuk sejak dua bulan lalu. Tapi memang baru diresmikan sekarang karena berkaitan dengan beberapa hal," kata Yudhono, Kamis malam.

Sejumlah kegiatan rutin bahkan telah digodok paguyuban ini. Salah satunya ialah memberikan pendidikan dan pengetahuan tentang penerapan dan penggunaan Bahasa Jawa yang baik dan benar dalam dunia pembawa acara. Masalah busana adat yang memiliki banyak pakem namun kerap diabaikan juga menjadi fokus paguyuban ini. 

"Karena memang untuk pranatacara itu banyak sekali hal yang harus dimengerti dan dipelajari. Jangan sampai para MC ini sudah laku tapi belum tahu mana yang benar dan mana yang salah," sambung Yudhono.

Dalam sambutannya, Bupati Kulon Progo, Sutedjo berharap agar paguyuban baru ini tak hanya menunjukkan gebyarnya di awal saja. Melainkan benar-benar bisa memberikan manfaat di tengah masyarakat.

"Kuncinya harus tetap guyub. Karena kalau sudah guyub, nanti mau apapun tetap akan berjalan," katanya.