Belasan Siswa PKL Asal Kulon Progo Kabur Meninggalkan Kapal
Peristiwa

Belasan Siswa PKL Asal Kulon Progo Kabur Meninggalkan Kapal

Temon,(kulonprogo.sorot.co)--Sebanyak 15 siswa SMK N 1 Temon atau SMK Kelautan di Kapanewon Temon dikabarkan melarikan diri ketika mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL). Seluruh siswa tersebut melarikan diri ketika Kapal Motor RJ 01 dan KM VA 2 tengah bersandar di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Poumako, Timika, Papua.

Mereka melarikan diri diduga lantaran tak tahan terhadap perlakukan Anak Buah Kapal (ABK) yang dinilai tak manusiawi. Dari informasi yang berhasil dihimpun oleh sorot.co, sebenarnya terdapat 16 siswa asal SMK N 1 Temon yang melakukan kegiatan PKL di tempat tersebut.

Siswa dari jurusan nautika kapal dan teknika kapal itu mengikuti PKL dengan berangkat dari Pelabuhan Juwana Pati menuju Timika, pada 27 Desember 2019. Selama perjalanan mereka dipekerjakan seperti ABK lainnya.

Sesampainya di Timika pada Selasa (7/1), sebanyak 15 siswa melarikan diri. Satu orang masih bertahan. Adapun siswa yang kabur itu sementara ditampung di Sekretariat Kerukunan Keluarga Jawa Bersatu (KKJB) di Timika.

Ketika dikonfirmasi, Kepala SMK N 1 Temon, Fauzi Rokhman membenarkan kabar tersebut. Kendati begitu, Fauzi belum bisa memastikan apakah anak didiknya mendapatkan perlakukan tak manusiawi dari kru kapal.

"Informasi motif kaburnya masih simpang siur, ada yang bilang karena perlakuan ABK, tapi kenapa masih ada satu siswa bertahan, itu yang masih jadi pertanyaan," katanya, Selasa (14/01/2020).

Fauzi mengatakan pihaknya intens berkomunikasi baik dengan siswa yang bersangkutan maupun kru kapal. Komunikasi juga dilakukan dengan KKJB Timika. 

"Kondisi anak-anak baik kok, kebetulan ada alumni kami yang bertugas sebagai TNI di sana, dan ngasih kabar kalau siswa kami baik-baik saja," ungkapnya.