Napi Dapat Asimilasi Sebelum Jalani Masa Tahanan di Rutan
Hukum & Kriminal

Napi Dapat Asimilasi Sebelum Jalani Masa Tahanan di Rutan

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Sejumlah narapidana yang belum sempat menjalani masa tahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Wates bebas. Para napi ini bebas lantaran mendapatkan asimilasi.

Adapun napi tersebut merupakan tersangka kasus peejudian, penganiayaan, penyalahgunaan psikotropika dan penambangan. Majelis hakim menjatuhkan pidana percobaan selama tiga bulan hingga enam bulan.

Setelah vonis ditetapkan hakim, para napi ini langsung dijebloskan ke Rutan Klas IIB Wates. Namun karena ada aturan pengetatan tahanan, rutan tidak bisa menerima napi guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan rutan, para napi tersebut lantas ditahan di Polres Kulon Progo.

"Dari total 17 napi ada yang diikutkan program asimilasi dan sebagian lagi memang masa tahanannya sudah habis. Jadinya bebas sebelum sempat menjalani penahanan di rutan," ujar Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sattahti) Polres Kulon Progo, Iptu Sugiman, Selasa (30/06/2020).

Sugiman menyebut bila pembebasan ini merupakan kewenangan Rutan Klas IIB Wates dan Kejaksaan. Pihaknya hanya dititipi tahanan, dan merupakan hal yang lumrah. Dalam kondisi normal, tersangka dan barang bukti akan diserahkan ke kejaksaan ketika BAP-nya lengkap. 

Hanya saja karena pandemi, masa penitipan tahanan berlangsung lebih lama dari biasanya. Rutan juga tidak bisa menerima tahanan jika belum menjalani rapid test.

"Saking lamanya, ada yang sampai bebas sebelum sempat menjalani penahanan di Rutan," imbuh Sugiman.

Dikatakan pula oleh Sugiman, saat ini ruang tahanan Polres Kulon Progo telah melebihi kapasitas. Semestinya, ruang tahanan polres hanya berkapasitas untuk menampung 30 orang. Namun kini ada 45 orang yang mendekam di ruang tahanan polres.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Klas IIB Wates, Supriyatno, mengatakan pembebasan tahanan ini tidak menyalahi aturan. Sebab ketika masa penahanan sudah memenuhi dari putusan hakim, napi akan dibebaskan. Sementara bagi narapidana yang mendapatkan asimilasi, minimal sudah menjalani separuh dari masa tahanan.

Secara administratif mereka sudah inkrah, dan sudah menjalankan masa penahanan,” katanya.