Bupati Jamin Penerapan PSTKM Tak Bebani Pelaku Usaha Kecil
Peristiwa

Bupati Jamin Penerapan PSTKM Tak Bebani Pelaku Usaha Kecil

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Pelaksanaan Pengetanan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) di Kulon Progo dijamin tak bakal membebani para pelaku usaha kecil. Pembatasan jam malam hanya diberlakukan untuk usaha-usaha besar yanh ada di Bumi Menoreh.

Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan bila memang pihaknya menentukan penetapan pembatasan jam malam hingga pukul 19.00 WIB untuk pelaku usaha besar. Pembatasan ini dilakukan hingga PSTKM selesai yakni pada 25 Januari 2021 mendatang.

"Hanya pusat perbelanjaan yang sampai pukul 19.00 WIB, kalau warung-warung kecil tidak dibatasi jamnya, tapi jumlah pengunjungnya, sehingga diharapkan pengunjung tidak berlama-lama di satu lokasi," kata Sutedjo, Selasa (12/01/2021).

Sementara itu bagi pelaku usaha kecil seperti rumah makan dan lainnya, tak ada pembatasan jam malam. Hanya saja, jumlah pengunjung yang datang ke tempat makan dibatasi sebanyak 25 persen dari kapasitas maksimal tempat makan. 

"Kalau sudah 25 persen dari total kapasitas, masih bisa dibungkus dan dibawa pulang," terang Sutedjo.

Disebut Sutedjo, aturan pembatasan ini fleksibel bagi warung-warung bersekala kecil. Termasuk di antaranya warung makan yang bukanya hanya saat malam hari.

"Kalau di Kulon Progo kan seperti warung bakmi itu bukannya justru jam segitu [pukul 19.00 WIB], nah itu tidak dibatasi [jam operasional] tapi jumlah yang datang itu harus 25 persen dari tempat duduk yang disediakan," kata Sutedjo.

Oleh karena itu, Sutedjo mengimbau masyarakat yang hendak membeli makanan di warung makan untuk tidak makan di tempat. Masyarakat yang hendak membeli makanan di warung diimbau untuk membawa pulang makanan yang dibeli agar tidak menimbulkan kerumunan.