Penggeseran Jembatan KA Bandara Dimulai, Warga Asyik Menonton
Peristiwa

Penggeseran Jembatan KA Bandara Dimulai, Warga Asyik Menonton

Temon,(kulonprogo.sorot.co)--Proses penggeseran jembatan penghubung jalur KA bandara di atas ruas Jalan Wates-Purworejo di Kalurahan Demen, Kapanewon Temon dilakukan pada Sabtu (27/03/2021) malam. Proses penggeseran jembatan baja dengan bentang panjang 46,5 meter dan bentang lebar 10 meter ini menggunakan launcher girder atau peluncur jembatan.

Pimpinam Produksi Pembangunan Jalur KA Bandara Paket I PT Istaka Catur Mina KSO, Taufik mengatakan bila proses penggeseran jembatan baja ini bakal berlangsung hingga Minggu (28/03) pagi, sekitar pukul 05.00 WIB. Proses penggeseran jembatan baja ini dimulai pukul 22.00 WIB.

"Kami targetkan pada Minggu pagi sudah selesai. Sudah tidak ada lagi konstruksi baja penyangga launcher girder di tengah jalan," kata Taufik, Sabtu (27/03/2021) malam.

Dikatakan Taufik, dalam proses pengeseran ini, tingkat keamanan menjadi perhatian ekstra pihaknya. Pasalnya, jembatan baja yang digeser ini memiliki berat mencapai 250 ton. 

Sebelum proses ini dimulai, pihaknya telah memastikan terlebih dahulu penyangga launcher girder mampu menjaga kestabilan ketika jembatan baja bergeser. Sebagai langkah antisipasi lanjutan, selama proses penggeseran jembatan, ruas Jalan Wates-Purworejo dialihkan sementara menuju Jalan Daendels.

"Untuk ruas jalan dialihkan sementara. Pengalihan arus ditangani langsung oleh Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polres Kulon Progo," terang Taufik.

Dikatakan oleh Taufik, untuk paket I pembangunan jalur KA bandara ini telah mencapai 91 persen. Sementara secara keseluruhan proses pembangunan jalur KA bandara telah menyentuh angka 84 persen, dengan capaian progres satu persen setiap sepekan.

Proses penggeseran jembatan ini menarik perhatian warga setempat. Puluhan bahkan ratusan warga nampak duduk di sisi timur dan sisi barat proyek pembangunan jalur KA bandara untuk menyaksikan salah satu momen bersejarah di Kulon Progo ini.

"Penasaran saja bagaimana proses nggeser jembatannya itu. Ternyata butuh waktu yang tidak begitu lama. Persiapannya saja yang banyak," kata salah seorang warga setempat, Yanto.