Perdana, Satu RT di Kulon Progo Berstatus Zona Merah
Peristiwa

Perdana, Satu RT di Kulon Progo Berstatus Zona Merah

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Jumlah kasus Covid-19 di Kulon Progo kian hari kian bertambah. Hingga Selasa (27/04/2021), terdapat 4.851 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kulon Progo. Berdasarkan catatan Gugus Tugas Covid-19 Kulon Progo, terdapat satu rukun tetangga (RT) yang statusnya kini dinaikkan menjadi zona merah.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan, RT yang masuk zona merah tersebut berada di Kalurahan Kranggan, Kapanewon Galur. RT tersebut ditetapkan sebagai zona merah lantaran terdapat penularan Covid-19 di tiga rumah.

"Di RT tersebut tidak ada klaster penularan Covid-19. Zona merah ditetapkan karena ada lebih dari tiga rumah yang penghuninya positif Covid-19," kata Baning, Selasa (27/04/2021).

Selain zona merah, gugus tugas juga mencatat ada sebanyak empat RT berstatys zona oranye. Masing-masing satu zona di kapanewon Wates, Panjatan, Galur dan Pengasih. Sementara RT di kapanewon lainnya mayoritas masih masuk zona kuning dan hijau. 

Dengan adanya zona merah dan terus bertambahnya kasus penularan Covid-19 hingga saat ini, Baning mengimbau agar masyarakat tetap patuh terhadap penerapan protokol kesehatan. Yakni dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

"Terus bertambahnya kasus penularan, ini menunjukkan Covid-19 itu masih ada. Sehingga kami himbau agar masyarakat selalu waspada," imbuh Baning.

Terpisah, Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana mengatakan bila pihaknya akan mengoptimalkan peran dan ketugasan gugus tugas di tingkat kalurahan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penambahan zona merah di Kulon Progo.

Dia menyatakan, pengawasan ketat juga akan dilakukan di wilayah berstatus zona oranye dan kuning, sehingga tidak berubah menjadi zona merah. Pihaknya akan melarang kegiatan yang mengundang masyarakat dengan jumlah banyak seperti hajatan dengan hiburan.

"Hajatan dengan hiburan diperbolehkan digelar di zona hijau. Selain itu akan dilarang," ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas ini.