Baru 30 Persen Guru di Kulon Progo Telah Terima Vaksin Covid-19
Pendidikan

Baru 30 Persen Guru di Kulon Progo Telah Terima Vaksin Covid-19

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Sebanyak 33,33 % tenaga pendidik atau guru di Kabupaten Kulon Progo telah menerima vaksin Covid-19 guna persiapan target pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Juli mendatang. Pelaksanaan vaksinasi tersebut diprediksi tak akan sesuai target lantaran baru sepertiga guru dan tenaga pendidik yang mendapatkan vaksin.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan bahwa pihaknya mendata ada sekitar 10 ribuan guru dan tenaga pendidik di Kulon Progo menjadi sasaran vaksinasi. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 3,4 ribuan guru dan tenaga pendidik yang mendapatkan vaksin.

"Untuk vaksinasi pada institusi pendidikan, saat ini kami sudah menyelesaikan 1/3 dari sasaran sebanyak sepuluh ribu tenaga pendidikan di Kulonprogo. Atau sekitar 3,4 ribu-an orang," ujar Baning, Senin (03/05/2021).

Baning mengaku target penyelesaian tahapan vaksinasi di Kulon Progo memang cukup berat. Sebab, selain guru dan tenaga pendidikan, ada pula sasaran vaksinasi bagi lansia dan tenaga pelayanan publik yang sampai saat ini belum rampung. 

Oleh karena itu, lanjutnya, gugus tugas membuat sistem penyuntikan vaksin dengan dibagi pada tiga sasaran sesuai ketersediaan vaksin. Yakni 40 persen hingga 45 persen diberikan untuk lansia, kemudian 40 persen hingga 45 persen diberikan kepada tenaga kependidikan, serta 10 persen hingga 20 persen disasarkan untuk tenaga pelayanan publik yang belum menerima vaksin.

Khusus untuk guru dan tenaga kependidikan, Baning menyatakan vaksinasi akan menyasar pada tingkat paling bawah terlebih dahulu. Dimulai dari tingkat pra sekolah seperti PAUD dan TK lalu berlanjut hingga ke tingkat SMA sederajat. Pada tenaga kependidikan di jenjang SMA sederajat sebagian sudah menyelesaikan vaksinasi karena telah difasilitasi pemerintah provinsi.

"Untuk kebijakan di Kulon Progo, akan difokuskan kepada lansia dan guru terlebih dahulu. Harapannya apabila tahun ajaran 2021 jadi dilaksanakan tatap muka, tentu semua guru harus sudah tervaksin," terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo, Arif Prastowo mengatakan bila pihaknya tengah bersiap menyambut tatap muka yang direncanakan pada Juli mendatang. Pemantauan kesiapan sarana dan prasarana di tiap sekolah serta simulasi pembelajaran yang aman juga tengah dilakukan.

Pihaknya juga meminta sekolah-sekolah supaya bisa menyiapkan sarana dan prasarana penunjang. Seperti menyediakan thermogun, tempat cuci tangan, hand sanitizer, penggunaan masker dan pengaturan tempat duduk. Sehingga proses pembelajaran tatap muka nantinya bisa berjalan aman dan lancar.

"Intinya jika sekolah sudah siap dengan prokes-nya, maka diizinkan untuk pembelajaran tatap muka di sekolah," ungkap Arif.