Dewan Desak Dinpar Siapkan Ripparda Secara Matang
Wisata

Dewan Desak Dinpar Siapkan Ripparda Secara Matang

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulon Progo mendesak Dinas Pariwisata (Dinpar) Kulon Progo mempersiapkan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda) tahun 2015-2025 secara matang.

Ketua DPRD Kulon Progo, Akhid Nuryati berharap agar Dinpar Kulon Progo tak setengah hati menyiapkan Ripparda secara matang. Mengingat, pendapatan asli daerah (PAD) Kulon Progo banyak disumbang dari sektor pariwisata.

"Berdasarkan Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kulonprogo tahun anggaran 2020, ada peningkatan retribusi dari sektor wisata dan pajak dari restoran. Ini menunjukkan ada perkembangan yang riil dari sektor pariwisata," kata Akhid, Selasa (04/05/2021).

Pihaknya, kata Akhid, menyambut baik tema yang diusung oleh Dinpar Kulon Progo dalam menyusun Ripparda tahun ini. Yakni pariwisata kolaboratif berbasis budaya untuk mengembangkan industri pariwisata. 

Tema kolaboratif juga harapannya bisa diaplikasikan oleh unsur organisasi perangkat daerah. Mulai dari Dinpar, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindah) serta Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kulon Progo.

"Itu (penentu kebijakan) harus jadi satu, ya. Kawasan strategis seperti Suroloyo, Goa Kiskendo, pantai selatan, dan pengembangan Menoreh semua harus ditata. Kita ploting juga bandara YIA. Kita terus mendorong agar pariwisata mampu menjadi sektor pendorong ekonomi di masa pandemi Covid-19," kata Akhid.

Terpisah, Kepala Dinpar Kulon Progo, Joko Mursito mengatakan jajarannya tengah bersiap untuk menyelesaikan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda) di tahun 2015-2025. Pihaknya mengaku memiliki misi untuk mengembangkan pariwisata ke kelas yang lebih tinggi, yakni kelas dunia.

"Kulon 0rogo memang sedang berbenah dengan menyusun Ripparda dan kami ke depan punya misi mengembangkan pariwisata kolaboratif berbasis budaya kelas dunia," imbuhnya.

Salah satu yang sudah disiapkan yakni program Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD) Suroloyo-Sendangsono di Kapanewon Samigaluh. Wilayah Suroloyo hingga Sendangsono rencananya akan dikembangkan menjadi wisata bertema budaya alam pegunungan dan desa wisata bersegmen wisatawan minat khusus.

"Kami juga akan menyiapkan tema besar, sehingga harapannya Kulon Progo bisa memiliki destinasi wisata budaya kelas dunia," kata Joko.