Truk Damkar Hantam Avanza dan Becak di Jalan Perwakilan
Peristiwa

Truk Damkar Hantam Avanza dan Becak di Jalan Perwakilan

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Kecelakaan lalu-lintas terjadi di ruas Jalan Perwakilan, Kelurahan Wates, Kapanewon Wates pada Sabtu (05/06/2021) siang. Kecelakaan melibatkan satu unit truk Pemadam Kebakaran (Damkar) Kulon Progo, satu unit mobil Avaza dan becak.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, peristiwa terjadi ketika truk Damkar Nopol AB 9005 UL melaju dari arah timur menuju barat. Truk ini dikemudikan oleh Kornelius Hadi Susanto (32), warga Kalurahan Jatisarono, Kapanewon Nanggulan. Ia diketahui membawa armada untuk menindaklanjuti laporan kebakaran di wilayah Kapanewon Temon.

Ketika tiba di lokasi kejadian, truk Damkar tersebut melintas jalur satu arah. Dari arah yang berlawanan atau sesuai arus lalu-lintas, melaju Toyota Avanza Nopol AB 1554 L yang dikemudikan oleh Sutarta (43), warga Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates.

"Jadi Damkar memang melawan arah lalu-lintas. Ketika masuk jalur satu arah, Damkar sudah menyalakan rotator dan sirine. Tapi karena jarak yang sudah dekat, Damkar kemudian menghantam bodi kanan mobil Avanza," kata Penyidik Unit Laka Lantas Satlantas Polres Kulon Progo, Aipda Tejo Wiguna.

Setelah dihantam oleh truk Damkar, mobil oleng ke arah kiri dan menghantam becak yang terparkir di pinggir jalan. Becak tersebut adalah milik Subari (61), warga Pedukuhan Terbah, Kalurahan Pengasih, Kapanewon Pengasih. 

Paeca terlibat kecelakaan, pengemudi minibus dan seorang penumpang Avanza langsung dilarikan ke RSUD Wates. Sementara pengemudi truk Damkar dan pemilik becak tak mengalami luka.

"Kasus ini masih kita dalami. Kami sedang konfirmasi pula terkait laporan kebakaran di Temon," imbuh Tejo.

Kendati begitu, lanjut Tejo, berdasarkan undang-undang, armada truk Damkar maupun ambulans memang diperbolehkan melawan arus apabila dalam keadaan darurat. Hanya saja, pengemudi kedua armada tersebut diminta untuk tetap menjaga keselamatan pengguna jalan yang lain.

Sementara itu pemilik becak yang terlibat dalam kecelakaan, Subari mengatakan bila dirinya berhasil selamat lantaran ia tak berada di dalam ketika kecelakaan terjadi. Ia mengaku dirinya tengah beristirahat di trotoar di samping becaknya.

"Becak saya parkir di pinggir jalan. Saya duduk di trotoar. Dengar suara sirine Damkar tapi tiba-tiba dengar suara tabrakan. Saya langsung meloncat begitu lihat tabrakannya dekat dengan saya," imbuhnya.

Saat ini, peristiwa ini masih ditangani oleh Unit Laka Lantas Satlantas Polres Kulon Progo. Bangkai Avanza masih belum bisa dievakuasi lantaran kondisinya mengalami kerusakan parah, sehingga harus menunggu derek.