Rusak Kaca Mobil di Area Bandara, Seorang Lelaki Diamankan Polisi
Hukum & Kriminal

Rusak Kaca Mobil di Area Bandara, Seorang Lelaki Diamankan Polisi

Temon,(kulonprogo.sorot.co)--Seorang mahasiswa asal Sumatera Selatan diamankan oleh Kepolisian Sektor Temon pada Rabu (09/06/2021) kemarin. Dirinya diamankan lantaran melakukan aksi pemecahan kaca mobil di area Yogyakarta International Airport (YIA) di Kapanewon Temon.

Kasubbag Humas Polres Kulon Progo, Iptu Nengah Jeffry menuturkan bahwa pemuda tersebut berinisial DF (22), warga Bandu Agung, Muara, Sumatera Selatan. Pelaku memecah kaca mobil milik Rahmad Jati Kurniawan (24), warga Sedayu Bantul.

"Aksi pemecahan itu dilakukan ketika pelaku hendak mengantar saudaranya ke bandara. Tepatnya di area drop zone terminal B YIA," kata Jeffry, Kamis (10/06/2021).

Dikatakan oleh Jeffry, permasalahan ini bermula ketika korban dan pelaku sama-sama melaju dari arah timur menuju barat. Secara tiba-tiba, pelaku yang mengendarai sepeda motor matik Honda Vario dengan nopol AB 6355 TL mendahului mobil Daihatsu Xenia dengan nopol AB 1534 QG yang dikemudikan korban. Pelaku mendahului mobil korban secara agresif. 

Lantaran dianggap korban, pelaku tak berhati-hati dalam mendahului, korban lantas membunyikan klakson. Tak terima diklakson, pelaku lantas mengikuti korban hingga masuk area bandara YIA.

"Korban kemudian berhenti di drop zone. Tiba-tiba dari arah belakang terdengar suara pecahan kaca. Setelah dicek, kaca bagian belakang mobil telah dipecah oleh pelaku menggunakan batu," kata Jeffry.

Pelaku hendak berusaha kabur usai melalukan aksinya tersebut. Korban kemudian mengejar pelaku menggunakan mobilnya. Beberapa kali pelaku diminta untuk berhenti, namun tak digubris pelaku.

Upaya pelaku untuk kabur berhasil dihentikan oleh korban. Korban nekat memepet pelaku dan menabrakkan mobilnya hingga motor pelaku terjatuh.

"Peristiwa itu didengar oleh petugas Aviation Security. Kemudian oleh petugas Avsec dilaporkan kepada Polsek Temon. Kini pelaku telah diamankan dan diperiksa di Mapolsek Temon. Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 2 juta," tutup Jeffry.