Gunakan Lokomotif, Jalur Hulu Kereta Api Menuju YIA Diuji Coba
Ekonomi

Gunakan Lokomotif, Jalur Hulu Kereta Api Menuju YIA Diuji Coba

Temon,(kulonprogo.sorot.co)--PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Daop VI Yogyakarta melakukan uji coba jalur hulu rel kereta api trase Yogyakarta International Airport (YIA) di Kapanewon Temon pada Kamis (05/08/2021). Uji coba jalur sepanjang 5,4 kilometer itu menggunakan satu unit lokomotif dengan kecepatan rendah.

Pelaksana Harian Kepala Stasiun KA YIA, Bhurhani mengatakan bila ujicoba lintas dilakukan untuk mengetahui kesiapan dan keamanan jalur kereta sebelum difungsikan untuk menjadi akses bagi rangkaian kereta penumpang. Ujocoba dilakukan secara bertahap dengan kecepatan pelan, sedang, hingga cepat.

Untuk ujicoba kali ini menggunakan lokomotif dengan kecepatan sedang. Selama ujicoba, semuanya berjalan lancar, aman dan tanpa ada kendala, kata Bhurhani ditemui di Stasiun KA YIA pada Kamis (05/08/2021).

Dikatakan Bhurhani, pihaknya bakal kembali melakukan ujicoba di jalur hulu, yakni mulai dari Stasiun Kedundang hingga Stasiun KA YIA pada Jumat (06/08) mendatang. Ujicoba bakal dilakukan menggunakan rangkaian kereta penumpang serta dengan peningkatan kecepatan laju kereta. 

Ujicoba bakal dilakukan sekaligus memastikan waktu tempuh kereta mulai dari Stasiun Tugu, Yogyakarta hingga Stasiun KA YIA. Rencananya, rangkaian kereta ujicoba bakal berangkat dari Stasiun Tugu, Yogyakarta pada pukul 11.00 siang.

Pelaksana Tugas Sementara General Manager (PTS GM) YIA PT Angkasa Pura I, Agus Pandu Purnama mengatakan bila pihaknya kini tengah fokus pada percepatan pembangunan fisik Stasiun KA YIA. Hingga saat ini, progres pembangunan fisik telah mencapai 96 persen.

Target kami, 14 Agustus 2021 besok sudah harus selesai. Setelah semua ujioba selesai dan dinyatakan siap beroperas, target kami masih seperti kemarin, diresmikan 17 Agustus 2021 mendatang, kata Pandu.

Pihaknya optimis pembangunan fisik Stasiun KA YIA segera rampung. Ia juga berharap, kereta api menjadi moda transportasi pilihan penumpang untuk menuju YIA.

Sebelum masa PPKM, kami sudah bisa melayani 10 ribu-an penumpang. Dengan adanya kereta ini, pilihan moda transportasi umum bagi para penumpang akan lebih banyak, imbuh Pandu.