Meski Menyandang Status Level 3, Destinasi Wisata di Kulon Progo Belum Dibuka
Wisata

Meski Menyandang Status Level 3, Destinasi Wisata di Kulon Progo Belum Dibuka

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Kulon Progo dan kabupaten kota lainnya di DIY resmi menyandang status level 3 penerapan kebijakan PPKM. Kendati begitu, wacana pembukaan destinasi wisata belum juga direalisasikan. Pasalnya, pemerintah setempat kudu menunggu instruksi dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Kulon Progo, Joko Mursito mengatakan bila hingga saat ini jawatannya belum menerima instruksi terkait pembukaan destinasi wisata, seiring penurunan level PPKM di DIY, dari level 4 menuju level 3. Dengan demikian, pihaknya memastikan bila destinasi wisata di Kulon Progo belum bisa dibuka.

Meski muncul wacana melakukan ujicoba pembukaan 20 destinasi wisata di DIY, lanjut Joko, ia memastikan bila tak ada destinasi wisata di Kulon Progo yang ikut melakukan ujicoba. Adapun daftar destinasi wisata yang bakal diujicoba operasionalnya disusun oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

"Untuk kebijakan pembukaan destinasi wisata itu top to down. Sehingga kami masih menunggu pusat dan DIY," ujar Joko Mursito, Selasa (07/09/2021).

Terkait tatacara pembukaan sektor pariwisata pada masa PPKM Level 3 telah diatur melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 39 Tahun 2021 yang menyebutkan bila pariwisata bisa kembali dibuka dengan berbagai pertimbangan. Di antaranya destinasi wisata harus mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Kemenkes dan Kemenparekraf RI. 

Kemudian destinasi wisata juga wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai. Untuk anak umur dibawah 12 tahun juga tidak diperkenankan memasuki tempat wisata. Daftar destinasi wisata yang diijinkan buka pun harus ditentukan oleh Kemenparekraf.

"Meski belum dibuka, tapi selama PPKM kami tetap melakukan peninjauan dan pendampingan di destinasi wisata melalui program Sambanggo. Tujuannya agar ketika dibuka, seluruh aspek pada sektor pariwisata sudah siap," terang Joko.

Sebelumnya, Bupati Kulon Progo, Sutedjo menyampaikan bila pada situasi pandemi memang banyak sektor yang terdampak. Salah satunya adalah sektor pariwisata. Namun demikian, ia meminta agar masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada perputaran ekonomi berbasis pariwisata dan ekonomi kreatif agar tak menyerah.

Keinginan untuk menyerah di situasi seperti saat ini memang kami akui wajar dan manusiawi, namun kami berharap pengelola wisata jangan patah semangat,” ujar Sutedjo.