Bertandang ke Kulon Proogo, Pak Menteri Ikut Nilai Dewi Tinalah di Samigaluh
Wisata

Bertandang ke Kulon Proogo, Pak Menteri Ikut Nilai Dewi Tinalah di Samigaluh

Samigaluh,(kulonprogo.sorot.co)--Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahudin Uno melakukan kunjungan ke Kulon Progo, Senin (11/10/2021). Sandiaga bertandang ke Kulon Progo untuk turut menilai Desa Wisata Tinalah di Kalurahan Purwoharjo, Kapanewon Samigaluh yang ikut dalam 50 besar peserta Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Kedatangan Sandi ke wilayah Perbukitan Menoreh, khususnya di daerah pariwisata memberikan angin segar lantaran memberi sinyal segera dibukanya sejumlah destinasi wisata di Kulon Progo. Namun perlu menjadi catatan bagi para pengelola wisata, mesti mengantongi dulu sertifikat CHSE sebelum destinasi wisata bisa dibuka.

Adapun masalah lainnya, kegiatan rekreasi dan wisata yang biasanya dilakukan oleh keluarga, dengan kemungkinan adanya anak-anak juga menjadi perhatian. Belum lama ini, Kemenparekraf RI memutuskan bila anak-anak akhirnya diperbolehkan masuk ke area wisata.

"Kami sudah berdiskusi dengan pimpinan dan telah diberikan panduan. Selama ini, yang menjadi keluhan adalah soal pariwisata merupakan kegiatan keluarga yang melibatkan anak-anak," kata Sandi, Senin (11/10/2021).

Sandi mengatakan, penerapan aplikasi Peduli Lindungi sebagai syarat masuk destinasi wisata sulit dilakukan. Sebagaimana diketahui, aplikasi Peduli Lindungi hanya bisa digunakan masyarakat yang telah mendapatkan vaksin Covid-19, sementara anak-anak berusia 12 tahun ke bawah belum bisa divaksin. 

Banyaknya destinasi wisataa dengan targey keluarga membuat Kemenparekraf kemudian mengizinkan anak-anak usia di bawah 12 tahun masuk destinasi wisata. Meski demikian, ada sejumlah catatan yang perlu diperhatikan, yakni orangtua dan keluarga yang menyertainya harus sudah tervaksin Covid-19.

"Selain itu, juga disertai penerapan protokol kesehatan yang ketat," ucap Sandi.

Sandi juga menyebut, anak-anak diperbolehkan berkegiatan secara diskresi dari Pemda dan pengelola wisata. Karenanya, ia meminta agar Pemkab Kulon Progo segera mengondisikan hal ini kepada pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah setempat.

Bupati Kulon Progo, Sutedjo menyampaikan terimakasih atas kunjungan Sandiaga Uno dan berharap dukungan pada sektor kepariwisataan di Kulon Progo. Dinas Pariwisata (Dinpar) Kulon Progo yang memegang tombak inovasi sektor pariwisata disebut Sutedjo telah melakukan upaya maksimal untuk menyiapkan seluruh destinasi wisata agar siap dibuka.

"Kami juga meminta agar seluruh masyarakat dalam sektor pariwisata bisa mengembangkan kegiatan yang ada, namun dengan tegap memperhatikan protokol kesehatan," kata Sutedjo.

Ketua Pengelola Desa Wisata Tinalah, Galuh menyampaikan, nama Tinalah diambil dari nama sungai yang membentang di Kalurahan Purwoharjo. Selama ini, Sungai Tinalah menjadi sumber kehidupan masyarakat di bidang pertanian.

Dalam pengelolaan Desa Wisata Tinalah, masyarakat menggali dan memanfaatkan potensi lingkungan sekitar. Salah satunya adalah Rumah Sandi yang merupakan situs bersejarah dan menjadi semangat dalam memanfaatkan potensi melalui pemberdayaan masyarakat.

"Kami berharap, kegiatan wisata sebelum pandemi Covid-19 bisa terselenggara kembali. Dengan support berkelanjutan dari Pak Menteri, kami bisa bangkit lagi," kata Galuh.

Selama ini, lanjutnya, pengelola Desa Wisata Tinalah telah menyiapkan segala sesuatu terkait pariwisata agar benar-benar siap jika nantinya diizinkan kembali buka. Selain menyiapkan homestay, pengelola juga telah menggelar simulasi CHSE dan melakukan simulasi pranata anyar pariwisata Yogyakarta.

"Kami berupaya mempertahankan kegiatan ekonomi kreatif masyarakat, memanfaatkan lingkungan dan mengembangkan potensi seni budaya. Mudah-mudahan, kami diberi kesempatan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki," ujarnya.