Dinpar Berencana Tutup Area Muara Sungai Serang di Kawasan Pantai Glagah
Peristiwa

Dinpar Berencana Tutup Area Muara Sungai Serang di Kawasan Pantai Glagah

Temon,(kulonprogo.sorot.co)--Dinas Pariwisata (Dinpar) Kulon Progo berencana menutup kawasan muara Sungai Serang kawasan Pantai Glagah, Kapanewon Temon. Rencana penutupan ini merupakan langkah tindak lanjut atas insiden tenggelamnya wisatawan di muara Sungai Serang pada Rabu (05/01) kemarin.

Kepala Dinpar Kulon Progo, Joko Mursito mengatakan bila sejatinya, pihaknya telah memasang sejumlah papan larangan di sekitaran muara Sungai Serang. Bahkan seluruh relawan maupun Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo juga tak henti memberikan imbauan kepada wisatawan yang berniat bermain di muara Sungai Serang.

"Sebenarnya papan imbauan sudah kami pasang di banyak titik. Bahkan kalau rusak langsung kita ganti baru," kata Joko Mursito, Jumat (07/01/2022).

Joko mengatakan, insiden wisatawan tenggelam di muara Sungai Serang bukan kali pertama terjadi. Pada Maret 2021 lalu, seorang bocah berusia 9 tahun asal Bekasi, Jawa Barat juga ditemukan tewas tenggelam di muara Sungai Serang. 

Atas rentetan peristiwa itu, Joko Mursito dan jawatannya mewacanakan penutupan area muara Sungai Serang. Hanya saja, upaya tersebut harus dikomunikasikan dengan sejumlah instansi yang berkaitan, yakni Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO).

"Nanti kita koordinasi dengan BBWSSO karena muara sungai itu bukan bagian dari destinasi wisata," kata Joko Mursito.

Ia berharap, insiden ini tak terulang kembali. Wisatawan diharapkan tak lagi ngeyel dan mengindahkan imbauan ataupun larangan petugas, lantaran hal itu berkaitan dengan keselamatan wisatawan sendiri.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo, Aris Widiatmoko mendukung upaya penutupan area muara Sungai Serang. Utamanya pada bagian cekungan di sisi selatan yang berdekatan dengan air laut.

"Kami mendukung upaya penutupan itu. Karena memang sangat rawan di situ," terang Aris.

Tak dipungkiri oleh Aris bila kawasan muara Sungai Serang memang memiliki tampak yang bagus. Hanya saja, wilayah itu tetap berbahaya bagi wisatawan.

"Penutupannya mungkin bisa menggunakan papan pengumuman yang permanen. Karena kalau police line biasanya hilang," kata Aris.(bambang-jati)