Didakwa Pasal 82 UU Perlindungan Anak  Kyai Cabuli Santriwati Terancam 15 Tahun Bui
Hukum & Kriminal

Didakwa Pasal 82 UU Perlindungan Anak Kyai Cabuli Santriwati Terancam 15 Tahun Bui

Wates,(kulonprogo.sorot.co) - Pengadilan Negeri (PN) Wates telah mengelar sidang perkara pencabulan di Ponpes Kapenewon Sentolo, Kulonprogo dengan terdakwa MSM pengasuh ponpes tersebut. Sidang telah dilakuka sebanyak dua kali.

Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kulon Progo yakni Martin Eko Priyatno dan Evi Nurul Hidayati dilaksaakan Rabu (23/2/2022). Sedangkan majelis hakim pemeriksa perkara, ketua Fery Haryanta, anggota M. Syafrudin Prawira Ngera dan Ike Liduri Mustikasari. Sidang kedua dengan agenda pemeriksaan saksi digelar Rabu (2/3/2022)

Namun di masa pandemi Covid-19, sidang dilaksanakan secara daring dari tiga lokasi berbeda, yakni PN Wates, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kulon Progo dan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Wates.

" Saat ini sidang kasus pelecahan seksual tersebut dilaksanakan secara tertutup. Sidang baru digelar secara terbuka untuk umum setelah persidangan dengan agenda pembacaan vonis terhadap terdakwa,"  kata Kasi Intelejen Kejari Kulon Progo, Yogi Andiawan Sagita, Jumat (4/3/2022).

Yogi menjelaskan dalam pembacaan dakwaan, JPU mendakwa MSM melanggar Pasal 82 Ayat Undang-Undang Perlindungan Anak. Dalam pasal itu, pelanggarnya bisa saja diganjar hukuman maksimal 15 tahun penjara. 

Atas pembacaan dakwaan itu, MSM yang didampingi kuasa hukumnya tidak membantah atas dakwaan yang dibacakan.

" Untuk sidang kedua agendanya adalah pemeriksaan saksi. Adapun saksi yang diperiksa dalam persidangan tersebut yakni korban, ibu korban, serta dua orang saksi lain yang merupakan kerabat korban," jelasnya.

Menurutnya karena sidang ini tertutup, tidak bisa memberikan informasi secara detail. Sidang sendiri kembali digelar Selasa (8/3/2022) dengan agenda pemeriksaan saksi. Saksi yang diperiksa ialah saksi dari pihak terdakwa. Hanya saja

Sebagai informasi, seorang santriwati berusia 15 tahun asal Kota Yogyakarta, diduga menjadi korban pelecehan MSM. Kasus ini telah dilaporkan kepada Kepolisian Sektor Sentolo pada 27 Desember 2021.

Laporan atas kasus dugaan pelecehan ini kemudian ditangani oleh Polres Kulon Progo. MSM melancarkan aksi bejatnya telah beberapa kali dalam beberapa kesempatan. Di antaranya di dalam mobil, April 2021 dan di area ponpes yang ia asuh, Mei 2021