Sehari Jelang Lebaran, Polisi Razia Pastikan Situasi Aman
Peristiwa

Sehari Jelang Lebaran, Polisi Razia Pastikan Situasi Aman

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Jajaran Satreskrim Polres Kulon Progo melakukan kegiatan patroli pada Sabtu (30/04/2022) malam. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi warga yang bakal merayakan Idulfitri 1443 Hijriah.

Kasat Reskrim Polres Kulon Progo, AKP Munarso mengatakan bila upaya patroli ini dilakukan jawatannya guna mengantisipasi kejahatan jalanan yang kini kian marak.

Upaya ini juga sebagai tindak lanjut ungkap tindak kejahatan jalanan seperti tawuran remaja, kepemilikan senjata tajam, pelanggaran kelengkapan berkendara seperti knalpot blombong hingga kepemilikan bahan campuran petasan atau obat mercon.

Meskipun sudah ada sejumlah upaya ungkap kasus selama Ramadan, kami terus berupaya untuk menciptakan situasi yang aman dan mendukung Operasi Ketupat Progo 2022 yang masih berlangsung,” ujar Munarso.

Dalam kegiatan ini, imbuh Munarso, tak ada titik tertentu yang disasar sebagai target operasi. Hanya saja, pihaknya masih fokus pada antisipasi kejahatan jalanan di Kulon Progo. 

Sehari jelang lebaran, seluruh personel Satreskrim Polres Kulon Progo disebar di beberapa titik rawan. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan bisa menghubungi polisi via 110,” imbuh Munarso.

Di sekitaran Alun-alun Wates, polisi mengamankan sejumlah sepeda motor yang didapati melanggar sejumlah aturan. Termasuk penggunaan knalpot blombong yang suaranya mengganggu ketentraman masyarakat.

Kepada para pelanggar ini, polisi mengenakan sanksi tilang. Sepeda motor yang dipasangi knalpot blombong juga disita di Mapolsek Wates. Para pelanggar juga diminta untuk menuntun sepeda motornya dari Alun-alun Wates hingga Polsek Wates sebagai bentuk pemberian efek jera.

Salah seorang pemilik sepeda motor berknalpot blombong, Bakuh Prasetyo (25), warga Kapanewon Pengasih mengakui kesalahannya menggunakan knalpot blombong. Ketika dirazia, dirinya tengah bersama dengan sejumlah kawannya yang merupakan pencinta sepeda motor lawas.

Saya pikir tidak ada razia karena sudah malam, ternyata masih ada. Sudah didata dan sepeda motor disita,” kata Bakuh.