Ribuan Warga Kulwaru Meriahkan Kirab Budaya
Budaya

Ribuan Warga Kulwaru Meriahkan Kirab Budaya

Wates, (kulonprogo.sorot.co)--Pemerintah Kalurahan Kulwaru, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo menggelar peringatan hari jadi ke-111. Kegiatan peringatan menjadi agenda rutin pemerintah kalurahan bersama masyarakat yang terbagi menjadi 6 padukuhan.

Lurah Kulwaru, Sugiyanto menyampaikan, peringatan hari jadi tidak dilakukan hanya pada saat pandemi covid 2 tahun. Pada hari Rabu (06/07/2022) seluruh warga Kalurahan Kulwaru memadati sepanjang 5 kilometer jalan dari wilayah Padukuhan Serangrejo menuju Balai Kalurahan Kulwaru yang menjadi rute perjalanan kirab.

Kirab budaya diawali barisan PWRI disusul kontigen 6 padukuhan yang menampilkan kesenian unggulan dari masing-masing padukuhan. Diawali dari Padukuhan Kulwaru Kulon yang mengarak kesenian rebana. Disusul Padukuhan Kanoman menampilkan Kesenian Gejog Lesung dan Bregodo, Padukuhan Kulwaru Wetan dengan kesenian Wayang, Punokawan, Padukuhan Kuwiran menampilkan kesenian bregodo, disusul Padukuhan Sarangrejo dan Granti yang menampilkan Bregodo.

Kirab diikuti oleh kurang lebih 1.200 orang dari semua kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Selain menampilkan kesenian, masing-masing kontingen juga mengarak tumpeng dan gunungan hasil bumi.

Keunggulan dan potensi dari masing-masing padukuhan ditampilkan menjadi maskot seperti yang ditampilkan Padukuhan Kulwaru Kulon berupa Replika tugu keong dan replica rumah sehat, Pamsimas, gardu pos ronda dari Padukuhan Serangrejo.

Disampaikan oleh Sugiyanto, selain melaksanakan kirab budaya, sebelumnya telah diadakan lomba kebersihan dan pos ronda. Kegiatan akan ditutup dengan kegiatan senam massal dan pagelaran wayang kulit.

Kegiatan yang diselenggarakan dengan swadaya dari masyarakat ini dilaksanakan sebagai wujud syukur dan diharapkan mampu memberikan stimulant kegiatan sehingga memotivasi bagi seluruh masyarakat untuk bangkit dan berkembang pasca pandemi 2 tahun ini.

Dikatakan Wuri, salah satu warga bahwa ia merasa senang karena sudah lama tidak ada tontonan dan hiburan. Wuri bersama warga yang lain sangat antusias menghambur ke 7 gunungan hasil bumi. Sebagian warga meyakini bahwa yang berhasil mengambil bagian dari gunungan tersebut mendapatkan rezeki yang berkah dan melimpah dari Tuhan. (yulia)