Dukung Program Jogo Kaliku Sipatin, Belasan Pasang Pengantin Tebar Benih Ikan
Sosial

Dukung Program Jogo Kaliku Sipatin, Belasan Pasang Pengantin Tebar Benih Ikan

Kalibawang, (kulonprogo.sorot.co)--Sejumlah 14 pasangan pengantin dan calon pengantin yang berasal dari wilayah Kulon Progo bagian utara melaksanakan kegiatan Jogo Kaliku Sipatin.

Jogo Kaliku Sipatin adalah kegiatan jaga komitmen warga Kulon Progo untuk kelestarian alam lingkungan dengan sedekah ikan. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Sungai Tinalah Kompleks Objek Wisata Ono Kaline River Park, Semaken, Banjararum, Kalibawang, Jumat (21/07/2022).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, Ir. Trenggono Trimulyo menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga dan melestarikan sumber daya ikan di peraian umum. Selain itu Jogo Kaliku Sipatin memiliki makna filosofi bagi pengantin.

Jogo kaliku sipatin memiliki makna ketika melepas ikan berarti melepas kebaikan bagi alam dan lingkungan luas. Filosofi ikan yang dilepasliarkan di peraian umum seperti pengantin baru memasuki dunia baru, berjuang memasuki dunia baru dengan penuh suka cita,” jelas Trenggono.

Program Jogo Kaliku Sipatin menjadi program kerjasama Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dengan Kementerian Agama yang ditindaklanjuti dengan kerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan. 

Jogo Kaliku Sipatin dilaunching oleh Bupati Kulon Progo di Waduk Sermo pada 9 September 2021 bersama 13 pasangan pengantin melepas 1.500 ekor ikan tawes.

Sampai dengan bulan Juni 2022 sejumlah 762 pasangan pengantin melalui KUA di wilayah masing-masing telah menebar benih ikan sejumlah 38.500 ekor ikan. Ikan yang ditebarkan di perairan umum adalah jenis ikan yang bukan predator dan bukan ikan yang bersifat invasive.

Untuk menjaga populasi ikan di perairan umum, Dinas Keautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo juga telah melaksanakan restoking ikan di 10 titik lokasi sejumlah kurang lebih 80.000 ekor dengan sumber dana APBD Kabupaten Kulon Progo.

Sementara itu Pj. Bupati Kulon Progo, Tri Saktiyana menyampaikan bahwa pelepasan ikan oleh pasangan pengantin menunjukkan keluarga baru di Kulon Progo merupakan keluarga yang peduli terhadap kehidupan. Dengan demikian sehingga mereka diharapkan dapat melestarikan alam dan lingkungan.

Kami harap masyarakat menjadi pengawas dari penangkapan ikan secara illegal dan tidak ramah lingkungan,” pesan dia. (yulia)