Lulus Passing Grade Tapi Belum Jelas Nasibnya, Guru Swasta Gelar Aksi
Pemerintahan

Lulus Passing Grade Tapi Belum Jelas Nasibnya, Guru Swasta Gelar Aksi

Pengasih,(kulonprogo.sorot)--Ratusan guru swasta yang telah lolos passing grade tahun 2021 melakukan aksi damai di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kulon Progo, Senin (21/11/2022). Mereka mengusulkan pada pemerintah agar pada tahun 2022 bisa diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Para guru yang tergabung dalan Forum Guru Swasta Lolos Passing Grade (FGSLPG) Kulon Progo ini sebelumnya sudah dinyatakan lulus batas nilai maksimal dalan rekrutmen PPPK Guru 2021. Namun demikian sampai saat ini mereka belum diangkat menjadi PPPK. 

Oleh karena itu mereka mendesak pemerintah dengan meminta bantuan DPRD Kulon Progo agar bisa memberikan kejelasan kepada para guru ini bisa diangkat menjadi PPPK.

Bagi yang telah lolos passing grade yang nilai diatas ambang batas kan minta diakomodir menjadi PPPK ditahun 2022 mestinya,” kata Koordinator FGSLPG Kulon  Progo, Sujarmo, di gedung DPRD Kabupaten Kulon Progo.

FGSLPG Kulon Progo meminta tidak ada diskriminasi dalam proses pengangkatan guru swasta yang sama-sama lolos seleksi. Sebab hal ini bisa menimbulkan kecemburuan antar sesama guru swasta di FGSLPG Kulon Progo. 

Audensi tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kulon Progo serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo.

Kepala BKPP Kulon Progo, Sudarmanto mengatakan, pengangkatan PPPK merupakan kewenangan dari pemerintah pusat. Pemerintah daerah hanya menjalankan aturan yang sudah ada. 

Jadi total peserta yang lolos PPPK 2021 di Kulon Progo sebanyak 806 orang. Sedangkan kuota yang diangkat di 2021 kita ada 350, kemudian tahun 2022 ada 205. Kan masih ada 205 peserta yang belum diangkat. Nah harapannya bisa direalisasikan di tahun 2023,” bebernya. 

Sementara itu, Ketua DPRD Kulon Progo, Akhid Nuryati menyatakan akan mengirimkan hasil audensi ke pemerintah pusat. Pihaknya akan mengupayakan supaya 251 peserta yang lolos passing grade bisa diangkat menjadi PPPK, setidaknya pada tahun selanjutnya.

Intinya kami akan membawa hasil notulesi pada hari ini, terutama yang 251 yang sudah lolos passing grade tapi belum terakomodir, karena kuotanya hanya 205, minimal untuk mengisi jumlah guru yang pensiun pada 2023 sejumlah 251 ini,” katanya (tabah)