Pemerintah Kabupaten Kulon Progo Gelar Orientasi Perencanaan Pembangunan 2025
Pemerintahan

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo Gelar Orientasi Perencanaan Pembangunan 2025

Wates, (kulonprogo.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan Orientasi Perencanaan Pembangunan Kabupaten Kulon Progo Tahun 2025 di Gedung FRC UGM pada Kamis (14/12/2023).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kulon Progo Tahun 2025, sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. Ketua Panitia, Diana Puspitasari, S.Si., M. Ec. Dev, menjelaskan bahwa rancangan RKPD tahun 2025 disusun berdasarkan beberapa isu strategis dan tantangan guna merealisasikan visi pembangunan Kulon Progo.

Penyusunan Rancangan Awal RKPD tahun 2025 ini didasari pada beberapa isu strategis dan tantangan yang akan dihadapi serta untuk mewujudkan visi Pembangunan Kulon Progo dalam RPJPD, yaitu : Terwujudnya Masyarakat Kulon Progo yang Sejahtera, Aman, Tenteram, Berkarakter, dan Berbudaya berdasarkan Iman dan Taqwa”, kata Diana.

Berdasarkan evaluasi pembangunan tahun 2022, ditemukan bahwa untuk tahun 2025 perlu difokuskan pada isu-isu strategis pembangunan yang tengah berkembang dan dihadapi oleh Kulon Progo. 

Tantangan yang akan dihadapi Kulon Progo masih seputar peningkatan kualitas SDM, kemiskinan, stunting, peningkatan layanan infrastruktur serta pembiayaan pembangunan dan pelayanan public”, jelas Diana.

Plt. Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti Indrayanti, S.T., M.T., menyampaikan bahwa diperlukan sinergi dan kolaborasi antar Perangkat Daerah untuk memastikan pembangunan Kulon Progo mencapai hasil yang optimal. Selain itu, penting juga untuk menetapkan prioritas bersama yang dapat disepakati oleh semua pihak.

Sehingga perlu adanya prioritas, Kawasan mana yang kita prioritaskan bersama-sama untuk kita tuntaskan sampai selesai. Kita harus menyepakati ini sampai selesai, ini yang kemudian bisa digambarkan nantinya dalam perjalanan perencanaan program kegiatan”, ungkap Ni Made.